Tuesday, April 22, 2014

Ketika kita harus memilih.

Memilih.
Kenapa kita harus memilih?
Karena hidup itu adalah sebuah pilihan.
Kita tak mungkin hidup dalam sebuah ketidak pastian. Right?

Ketika kita memilih... apa yang anda prioritaskan? Perasaan atau logika?
Saat kita mengedepankan logika, mungkin semuanya akan berjalan sesuai rencana, meski mungkin ada kejutan kecil karena amda tidak memakai perasaan saat memilihnya.
Saat kita mengedepankan perasaan juga sama.
Kesimpulannya bagaimana kita memutuskan sesuatu dengan logika dan perasaan seimbang di dalamnya /?
Imposibble! But.. have you heard "nothing is impossible" ?

"Apabila berbenturan antara logika dan perasaan maka logika lebih pas untuk di kedepankan"

Cowok yang selalu mengedepankan logika, dan cewek yang selalu mengedepankan perasaan.
Bukankah itu seimbang? Jadi.... eng...
Ciye yang ada pasangan ciye *ciye ajah*

Kita yang jomblo. Mari kita memilih sendiri! Ayeaye -edisi pemilu-
Huft :(

Sebenarnya bikin post ini, mau ngebahas kenapa memilih aja susah-_- bahkan bisa buat galau galon berlarut larut -kak achwan-
Nah... sampai sekarang pun saya ndak tau harus milih pake perasaan kah atau logika.
semuanya punya resiko masing masing. Semuanya punya penyesalan di akhirnya :(

Kesimpulannya:
Mau pilih pake logika ataupun perasaan.. akan sama aja ketika kita sendiri yang memutuskan, dan telah berkomitmen untuk menanggung resikonya.
Selamat malam!

Tuesday, April 15, 2014

Sometimes thing doesnt change

Well... now, its like i already forget him as my ex. No! Yes. I should stop post about him.

I dont want to fall in the same mistake... :)
Nabilang nunung: "let it goo"
Ku let go mii.
Nah sekarang kenapa jadi begini?
Blog yang kubikin untuk posting motivasi supaya move on jadi blog tempat curhatku kalau galau.
Dan sekarang... oke mulai sekarang... nda mau ma nda bolehma.
Apapun yang terjadi kedepannya sama atay ndak samaka sama dia lagi ndak pentingmi. Yang penting skrg perasaanku sudah let go of him.

I want something change.
Change in better way.
With or without you.

Sunday, April 13, 2014

Um... yes.. but...

Dulu....
Oh iyo moveon ma nda boleh bicara dulu dulu.
Anu..
Apaji pale-,- um.. waktunya anu.. iyo cocokmi..
Ah nda tau apa mau ku bilang ;( paccnh wk-_-

Saturday, April 12, 2014

Juli

Namamu bukan juli, tapi di dalam juli namamu yang tinggal di baris pertama (dear you)

Konyol.

Kau tahu? Aku masih saja tetap mengingat kenangan kenangan kita, kau jahat, kau membuatnya terlalu indah untuk ku lupakan. Dan aku, aku begitu bodoh untuk tetap menyimpan kenangan itu di fikiranku.

Mulai dari bulan Juli 2013, sampai bulan Maret 2014. Tanggal yang sama. Kau mungkin tak mengingatnya lagi, tapi aku sangat mengingatnya. Aku tak mau kenangan yang ku buat hanya sia sia.. setidaknya beberapa dari itu dapat ku simpan.. aku tak peduli apa kata mu dan yang lain.

April 2014. Mungkin memang butuh waktu untuk melupakan 8 bulan yang kau buat begitu indah. Tapi, aku lebih memilih untuk tak melupakan itu.
Bukannya tak mau, tapi bagaimanapun usahaku, tetap tak bisa. Kau tetap tinggal.
dan entah mengapa, aku merasa nyaman jika kau tetap berada di situ.

First love. Even not my first boyfriend♡ Fadliadi Sadli. Thank you for being the best thing that ever been mine.

Friday, April 11, 2014

Gagal move on katanya....

Mungkin agak repost. Tapi.. well tak apalah untuk malam ini..

Gagal move on? No!
Siapa bilang saya gagal move on?
Oke presepsiku begini tentang move on:
"Saat kau melihatnya dan sudah tak ada perasaan untuk kembali menjalin hubungan"

Mungkin memang masih nge fly kalo di sms.
Memang masih suka ku liat kalo di samping kelasku.
Mungkin memang masih ku sayaaaang sekali.
Jujur. Astagah jujurku-_-
tapi.. sadarja kalo ndak bisami sama sama lagi  kan dulu sdh kubilang kalo alhamdulillah relaja :') iya insya Allah. Amin

Salah gitu kalo masih ku sayang?
Seandainya bisa ku bohongi perasaanku. Tapi sayang, nda bisaki :')
"Every girl has that one boy they never lose feeling for"

Well, menurutku berhasilja move on.

Quote of the day:
"Segala sesuatu yang pergi pasti akan kembali, tergantung kita mau terima lagi atau tolak, hidup mmg sebuah pilihan"

Sunday, April 6, 2014

Bye. :')

tahu tidak? jantungku masih berdebar ketika melihat mu. melihat senyum yang kau berikan ke teman temanmu. senyum yang dulu selalu kau beri khusus untukku.
aku merindukan itu.
aku merindukan senyummu.
tapi kau.. kau tidak memikirkanku sama sekali bukan?
apakah kau masih ingat mengucap janji itu? janji yang kau bilang kau akan tepati? janji yang membuatku menjadi wanita paling bahagia?
aku sekarang sadar bahwa kini kau tak akan menepati itu. kau kini telah membuat janji janji manis laiinnya bersama wanita yang telah membuatmu jatuh cinta lagi. wanita yang menjadi alasan meninggalkanku.
aku hanya berharap yang terbaik untukmu, semoga kau bahagia dengan wanita pilihanmu. aku sadar waktuku denganmu telah habis, kita tak mungkin lagi bersatu. toh kau lebih bahagia bersamanya, melihat mu bermesraan tadi di sekolah mungkin sudah cukup menjadi alasan aku harus melupakan perasaanku yang masih sama untukmu.
sekarang aku akan berusaha menjadi wanita yang lebih baik untuk pasanganku kelak, terima kasih telah pernah menjadi sesuatu yang berarti di hidupku. ♥

Tuesday, April 1, 2014

Bedanya yang dulu dan sekarang

Sebenernya nge post beginian bukan mau flashback.. tapi mau mengingatkan betapa 'lebih baiknya' one yang sekarang dari pada yang dulu :D

1) one yang dulu selalu ada yang tegur kalo jalan nya nunduk-_- sekarang kan ndadami yg tegur.. jadi sekarang jalannya sudah lebih tegap. Alhamdulillah.

2) one yang dulu ada yg selalu mau jemputki ;) jadi semacam bergantung gitu si :c sekarang udah lebih ada usaha buat pulqng sendiri meskipun jalan kaki :') okesip

3) one yang dulu manjaa, kekanak kanakan, dimarahipi baru sadarki. Sekarang kan tdk adami yg mau marahiki jadi sadar sendirimi ;) lebih dewasami nabilang teman temankuu \m/

Banyak sekali yang lain tapi bdak bisami ku ingat semua -_- (efek move on) hihi

Alhamdulillah being better person.

Kenapa kita (cewek) memilih menunggu?

Another question!
Kenapa cewek itu lebih memilih menunggu? Knp cewek itu lebih memilih untuk galau?

Nah ini yang menurut saya harus di ubah. Menunggu memang tidak apa apa, selama tidak merugikan. Oke. artinya kita nggak boleh korbanin pikiran, perasaan, cuma karena menunggu sesuatu yg belum pasti. Yang hanya dibungkus dengan janji manis.

Mungkin ya, fikiranku ini egois. Ingat hidup itu nggak ada yg namanya halte, atau semacamnya! We should keep moving! Nggak boleh berhenti, kapan kita berhenti kita jadi ketinggalan. Ngga mau kan di tinggalin? Hahaha

Tapi lain sih cerita nya kalau kalian udah ke jenjanglebih serius /? Eh haha
Intinya inu khusus untuk cewek yg mengira cowok itu jodohnya-_- oke sory. Saya jyga kayak gitu dulu kok haha.

Ubah pikiran itu :) kita nggak boleh maksain sesuatu. Kalau mmg lebih pilih menunggu, setidaknya alasan kenapa kamu menuggu itu jelass dan tidak akan melenceng wkwk