Sunday, July 26, 2015

Cita-cita

Cita-cita gue dari kecil itu ingin menjadi seorang pramugari, atau arsitek.
(Kok atau)
Ya kan waktu sd dulu gue disuruh nulis dua cita-cita, eh harusnya pake 'dan' dong?
Tapi gue tau kan ngga mungkin jadi arsitek dan pramugari di saat yang bersamaan. Yakalee.

Tapi semakin ke sini, keyakinan gue buat jadi pramugari makin menipis, gue nggak mendapat satu dukunganpun dari keluarga, pacar, sahabat, sahabat pacar, etc etc.
Tapi semakin gue dengar dan liat kalau ada pesawat lewat di atas rumah gue, perasaan gue mau banget bisa jadi pramugari, pengen banget.
Tapi balik lagi, gimana caranya gue bisa lamar atau cuma daftar kalau butuh tanda tangan orang tua? Papa larang keras cuy.
Padahal kan jadi pramugari enak, gue jatuh cinta pada pandangan pertama pas gue di ajak liburan sama nenek kakek gue pas kelas satu sd.

"Nek, ceweknya cantik banget, seragamnya bagus banget........."
"Itu namanya pramugari, nak"
"Oh, tante yang itu namanya pramugari nek? Kalau yang disana?"
"Eh maksudnya pekerjaan mereka itu pramugari, itu lho yang di atas pesawat terus layanin penumpang"
"Oh gitu nek, aku mau deh jadi pramugari nanti"

Nah mungkin begitu percakapa gue dulu sama nenek gue yang sekarang udah Alm. *nek I miss you*
Oh iya, di keluarga gue nggak ada pramugari, mungkin itu salah satu faktor kenapa gue nggak di ijinin jadi pramugari.

Tapi gue sering baca artikel-artikel, pendaftaran umurnya 18-21 tahun, tahun ini gue baru 17 tahun kan, nah tahun depan bakalan gue coba.
Gue juga mau mencoba untuk apply university di luar pulau sulawesi, gue sebenarnya pengen benget kuliah di Jogja atau Bandung, tapi gue sendiri masih takut kalau jauh dari nyokap. Nah makanya tahun ini ngga papa gue pengen kuliah yang baik, belajar lebih rajin lagi, supaya bisa dapet tiket belajar ke Jogja atau Bandung tahun depan.
((Ini rahasia ya, ngga boleh bocor ke nyokap))

Kalau tentang arsitek, jadi tante gue itu kuliah jurusan arsitektur di unhas, udah lulus sih, tapi menurut gue dia keren, sekarang udah banyak uangnya. Dari gue kecil, dia jarang di rumah kerjaannya pergi kesini, pergi kesana, kalau pulang ke Makassar suka bawa oleh-oleh buat gue yang kecil. Mungkin thats why gue mau kayak tante gue yang satu ini dari dulu.
Tapi, waktu gue sma baru tau ternyata tante gue nggak kerja sesuai jurusannya��. Dia di bagian keuangan di suatu perusahaan gitu, yha gue kira dia arsitek. Tapi 'ilmu arsitek' yang dia pelajari emang dibutuhin buat posisi dia sekarang, kurang lebih begitu sih.

Salah satu dari cita-cita gue di atas, kalau gue nggak berhasil meraih dua-dua nya atau salah satunya aja, semoga someday gue bisa dipertemukan dengan orang yang mewakili cita-cita gue ini.

Aammiiiin

No comments:

Post a Comment